Facebook Page

Artikulasi Takdir Tuhan Setetes Tinta Pengaduan Tentang Indahnya Determinasi

Bingkai Galeri

Men and Women

Bingkai Galeri

Kalau anda mau mengunjungi tempat ini silahkan, di Puncak Suroloy

Bingkai Galeri

21 Februai, undisclosed desire

Bingkai Galeri

Kalau Topi itu menyeleksi saya, sepertinya saya akan masuk di Kelas Gryffindor

Bingkai Galeri

Ilmu Ekonomi 2009

Bingkai Galeri

Some one who always near by

Selasa, 30 Oktober 2012

ulat dan kupu-kupu

Saya lihat mesra sekali dua makhluk itu, dua ulat yang masih merangkak bersama, kalau merangkak itu bisa dikatakan susah, maka mereka mengalami kesusahan yang sama, berat dijalanai bersama, ya meski kadang harus bersrempetan satu sama lain lantaran jalan yang dilewati sempit, tapi itu namanya masih tetap bersama..

Keduanya selalu bermimpi, suatu saat bisa menjadi kupu-kupu, yang bisa terbang dan tak harus merangkak lagi, karena terbang itu (terlihat) mudah, tidak seperti merangkak, maka apapun akan mereka lakukan untuk mencapai hal itu..

Sekian waktu berjalan, entah atas sebab apa, sepertinya kedua ulat itu tidak bernasib sama, yang satu sudah menjadi kupu-kupu sementara yang lain masih saja menjadi ulat, si kupu-kupu tentunya sudah bisa terbang, bebas..

Kini, yang sudah bisa terbang lantas terbang begitu saja, dan yang merangkak juga tak mau mencoba terbang, meski masih bisa saling menatap, tapi (kata-kata) yang bernama kebersamaan itu sepertinya sudah lenyap. Ya maklum namanya juga kupu-kupu, mana ada yang mau merangkak, wong dia sudah bisa terbang, jadi mana mungkin dia mau merangkak bersama ulat (yang dulu berjuang bersama) yang belum jadi kupu-kupu tadi itu..

Kalau saya jadi ulat-nya mungkin saya akan berkata demikian:
Iya percaya yang sudah menjadi kupu-kupu, terbang saja bebas semaumu, biarkan ulat ini merangkak sendirian..
Toh sayapmu tidak akan pernah kuat kalau harus mengajakku terbang..

Sabtu, 06 Oktober 2012

Tuhan lagi, lagi-lagi Tuhan

Boleh berharap, pada kenyataan yang sedang kau jalani, untuk mendapatkan yang lebih baik. Namun jangan menggugat, kalau harapan itu semu, karena Tuhan punya rencana tersendiri.
Tuhan lagi, lagi-lagi Tuhan.

Boleh mengeluh, atas apa yang tidak bisa kau dapatkan, yang mungkin memang benar-benar kau dambakan. Tapi jangan mengumpat, kalau kau tidak punya kesempatan lagi, karena menurut Tuhan hanya itu jatahmu.
Tuhan lagi, lagi-lagi Tuhan.

Boleh saja iri, terhadap keinginan orang lain, yang terlihat begitu mudah tercapai. Tapi jangan tertawa, kalau dibalik itu mereka sebenarnya menderita, karena Tuhan mungkin sudah menyiapkan kegembiraan yang lainnya.
Tuhan lagi, lagi-lagi Tuhan.

Itulah kiranya muara dari sebuah sungai yang bernama kegelisahan..
Tuhan lagi, lagi-lagi Tuhan..

Kamis, 14 Juni 2012

Sustainable Development

Sustainable development, atau pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan ekonomi, sosial, masyarakat dan lingkungan yang mempunyai konsep "untuk memenuhi kebutuhan masa sekarang tanpa mengorbankan generasi masa depan"

Tujuan utama dari pembangunan berkelanjutan ini adalah untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terciptanya keamanan dan ketentraman sosial, serta terjaganya kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Asumsi dasar dari pembangunan berkelanjutan ada tiga, yaitu:
  • Aspek Ekonomi, menciptakan perekonomian masyarakat yang sejahtera, pendapatan perkapita yang tinggi, dan tidak ada kesenjangan ekonomi antar individu.
  • Aspek Sosial, menciptakan keamanan dan ketentraman yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas.
  • Aspek Ekologi, terpeliharanya kelestarian lingkungan sekitar akibat eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam sehingga alam tetap terjaga tetapi juga tetap bisa dimanfaatkan.

Selasa, 12 Juni 2012

You're Still The One

When I first saw you, I saw love
And the first time you touched me,
I felt love
And after all this time,
you're still the one I love

Looks like we made it
Look how far we've come my baby
We mighta took the long way
We knew we'd get there someday

They said, "I bet they'll never make it"
But just look at us holding on
We're still together still going strong

(You're still the one)
You're still the one I run to
The one that I belong to
You're still the one I want for life

(You're still the one)
You're still the one that I love
The only one I dream of 
You're still the one I kiss good night

Lirik lagu ini sengaja tidak saya cantumkan siapa penyanyi-nya, karena saya yakin anda pasti tahu, anda juga harus setuju bahwa lagu ini meskipun bergenre melankolis, tapi romantis. So, bagi anda yang percaya bahwa kesetiaan itu sangat berarti bagi anda, this is my recommended song that you have to listen..

Jumat, 25 Mei 2012

Passion of Survival

Well, for thoose who read my brief explanation, I said it's not a kind of some great social projects or some cool discoveries, you will be dissappointed. But wait, i can explain a little thing that you may want to know about. I'm, a student of a private collage in Yogyakarta, very interested in enterpreneurship, a job which has not only high risk but also high return, it has no limitation of income but sometimes will make you stress becuase of no-Rupiah received even loss. An enterpreneur is usually a big boss, man with a tidy tie, student who doesn't have any money to pay tuition, student who has huge passion of survival, un(successfull)employment, or someone like them. I will not shy to tell you that i'm one of them, a student who has great passion of survival, i have a laundry bussiness, just a little thing, but it can make me survive. There will be no more story to tell you about, unless you call me in. Best Regards.

submitted in One Young World 2012

Selasa, 21 Februari 2012

s.o.m.e.h.o.w

Brr.. Hawa di senja menjelang petang ini bisa dibilang sangat dingin, diluar rintik-rintik gerimis masih sedikit terdengar, padahal hujan sudah turun deras dari tadi sekitar jam 14.15 dan sekarang sudah senja, hampir empat jam hujannya belum juga berhenti. Rasa agak sedikit pusing yang saya rasakan semalam masih bersisa, sepertinya muncul lagi setelah sore tadi terlalu asik berhujan-hujan ria, membuat badan saya setelah itu mulai terasa menggigil, saya tau pasti setelah ini gigi saya akan kumat. Lengkap sudah, keadaan begini paling enak buat istirahat, berbaring di atas kasur, pake selimut tebal, sama dengerin musik pelan-pelan. Tidur. ZZzz..
                                                            * * *

s.o.m.e.h.o.w

Inks, for it was painted by your hand
Walks to be like what it should be
Firstly form a vague line
Next being an ilustration picture approximately
Somehow, it self done very easy

Nymph, since the day that we promised to be one
Seems like everything will be fine
Many crashing storms such couldn't be stopped
Coming behind the door almost often knocked
Somehow, it was passed one by one very easy

Somehow, 'two' is where we are standing now

Let this t.w.o be at least f.o.u.r
I'll come with my neighbour
Calmly anchor on your harbour

Senin, 30 Januari 2012

Bromo Part 1

Lempuyangan, stasiun utama kota Jogja pagi itu, Sabtu 29 Januari 2012 dibikin geger dengan ulah beberapa teman saya, sebut saja namanya Alvin, Nina dan Ipang, semua bukan nama yang sebenarnya. Pukul setengah delapan tepat, kereta api Sri Tanjung jurusan Banyuwangi sudah mulai berdenyit, roda-roda kereta lambat-lambat mulai berjalan, kalau ada orang yang melihat pasti semua tahu, ooh keretanya sudah mau berangkat.  Sementara itu di tengah-tengah kerumunan orang berlalu-lalang didalam peron, terlihat ada tiga orang berlari, seperti serigala yang mau menerkam mangsanya, dalam konteks itu mangsanya adalah pintu kereta api, iya karena mereka bertiga mengejar pintu itu, bagaimana caranya agar bisa masuk. Pada waktu itu semua mata tertuju pada mereka dan tanpa banyak berpikir mereka pasti sudah paham, kalau ada tiga orang berlari mengejar pintu kereta api berarti tiga orang itu ketinggalan kereta, pasti. Alvin yang paling depan, pemimpin para serigala, berhasil menerobos masuk pintu di gerbong belakang, dia berhasil menerkam mangsanya. Tetapi dua orang dibelakangnya, Nina dan Ipang, sebelum sempat masuk pintu malah menabrak orang dulu, mereka berdua gagal, salah menerkam mangsa, dibiarkanlah mangsanya lepas begitu saja. Melihat dua temannya gagal, Alpin kemudian memberanikan diri turun dari kereta, sebenarnya ini adalah tindakan yang sangat dilarang, tapi dia nekat saja melakukannya, entah saya tidak tahu motifnya apa. Sontak saja kejadian itu membuat semua orang di stasiun menjerit histeris, saya pikir kalau saat itu ada jurnalis yang sedang bertugas pasti akan jadi berita utama. (Mungkin bisa dikasih judul "serigala-serigala menerkam 'sumsum' kereta api", tapi berhubung jurnalisnya tidak ada maka terpaksa saya tulis saja disini)
Didalam kereta, tepatnya gerbong ke 3, saya dan 6 orang lainnya hanya bisa melihat kejadian aneh itu sambil menggigit jari, bisa-bisanya teman kami itu, perjalanan belum dimulai saja sudah membuat geger. Tapi itu juga bukan berarti tidak ada manfaatnya lho, saya jadi tahu, pelajaran di hari Sabtu pagi ini adalah jangan sampai terlambat kalau mau naik kereta api.
Perlu diketahui, waktu itu kami ber-sembilan berencana pergi ke Bromo, salah satu gunung aktif yang ada di Jawa Timur, katanya perjalanan yang akan ditempuh sekitar sembilan jam sampai di stasiun Probolinggo, pikir saya waw ini adalah pengalaman pertama saya naik kereta api, dan sekalinya naik akan selama sembilan jam berada diatasnya, membayangkannya saja sudah bikin pusing.

Minggu, 01 Januari 2012

starting point

Yogyakarta selalu menyajikan pemandangan yang menarik apabila tiba saatnya menyambut tahun baru. Orang-orang ada yang rela berdesak-desakkan di jalan raya bahkan tidak peduli sampai larut malam, ada yang tanpa keberatan membeli kembang api mulai yang berharga murah sampai yang berharga jutaan juga demi mendapatkan 'kebahagiaan' tahun baru itu, atau ada juga yang minimal hanya sekedar menonton pesta kembang api dan crowded-nya jalan raya dengan sedikit berkorban 'jalan keluar' dari kos-kosan atau rumah-rumah mereka ke pinggiran jalan raya.
Titik-titik ramai kota Jogja biasanya ada dibeberapa tempat, mulai dari malioboro-alun2utara-keraton-alu2selatan, seputaran Tugu Jogja, Plaza Ambarukmo, Kaliurang, Bukit Bintang, dan Pantai Parangtritis. Di daerah-daerah yang saya sebutkan diatas biasanya menyajikan pesta kembang api yang lebih megah dibandingkan dengan tempat lain, apabila anda pergi ke Jogja pada saat tahun baru maka pilihannya bisa dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut.
Terlepas dari itu semua, ada secercah harapan dan doa dalam hati kami yang terselip di pergantian tahun 2012 ini, semoga tahun ini bisa menjadi starting point bagi kami untuk sebuah perjalanan panjang menuju sesuatu yang besar, semoga tuhan akan selalu sudi menemani langkah kami kedepannya, membimbing kami untuk selalu berada dijalan-Nya dan semoga kenekatan kami ini membawa berkah, baik bagi kami maupun bagi orang lain.. Aaamiin..

We had been starting a great..
It will be the first of some following greats..


[an: me and my n***h]

Sabtu, 24 Desember 2011

Tiga [3] eM

Manusia hidup menurut garis yang telah digambarkan Tuhannya, mereka diolah sedemikian rupa sehingga akhirnya menjadi makhluk yang bermacam-macam, tuhan menjadikan mereka min dzakarin wa untsa, tuhan juga menjadikan mereka syu'uban wa qobailan. Tanpa mengurangi tujuan lita'arofu yang tertulis setelahnya, saya ingin memberikan gambaran bahwa dalam prosesnya nanti manusia akan mengalami benturan-benturan satu sama lain, keinginan seseorang akan selalu bertemu dengan keinginan orang lain yang berbeda, ada hak yang boleh dituntut dan ada kewajiban kewajiban yang harus dilakukan.
Apabila disana tidak ada unsur saling mengerti satu sama lain, maka yang akan terjadi adalah konflik. Konflik akan menyalahi manusia satu dan memenangkan manusia yang lain. Islam sebenarnya sudah mengajarkan bagaimana me-resolusi konflik dengan sangat demokratis, terutama berhubungan dengan konflik antara diri kita sendiri dengan orang yang dalam tanda kutip menyalahi kita. Berikut ini penjelasannya:
-Memaafkan. Hal pertama menjadi sesuatu yang paling berat, apabila kita tidak bisa memaafkan kesalahan orang lain maka jangan harap bisa melangkah ke tahap selanjutnya.
-Mendoakan. Dalam kaidah kedua ini Islam mengajarkan untuk selalu menebarkan kebaikan, bahkan untuk orang yang menyalahi kita sekalipun. Cara yang paling mudah adalah dengan mendoakannya, berat untuk dilakukan tapi bkan berarti tidak bisa kan.
-Memintakan Maaf. Cobalah untuk bisa memintakan maaf atas kesalahan orang lain, walaupun kesalahan itu dilakukan kepada kita, tuhan pasti akan sangat senang mendengarnya bila hambaNya sudah ada yang bisa mencapai titik ini.

Lucu sebenarnya, bagaimana bisa orang yang menyalahi kita sudah harus dimaafkan (sudah berat lho ini) kemudian didoakan (tambah berat ini) masih juga dimintakan maaf kepada Tuhan atas kesalahan yang mereka lakukan kepada kita sendiri (apa ga gila itu namanya). Tapi ya itulah yang diajarkan, tinggal kita sendiri mampu melakukan atau tidak. Bukan mampu sebenarnya (ding) tapi mau atau tidak. Sekian

Minggu, 18 Desember 2011

belum ada judul

Jogja pagi ini masih mendung, mentari sama sekali belum berani menampakkan diri, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 seharusnya sudah agak panas, tapi maklum sekarang baru bulan Desember, kata orang jawa sedang menginjak masa gedhe-gedhene sumber, alias bulan yang banyak hujannya.
Seperti biasa aku dengan segala yang ada disekitarku masih sibuk sendiri-sendiri, empat lampu indikator di laptop kecilku masih menyala kelap-kelip, secangkir kopi disamping laptop itu juga masih saja setia menebarakan aroma khas ABC Mocca membuatku tergoda me-nyrutup-nya, sementara tema musik kali ini yang sedang mengalun di Sound-ku agak mellow, kebetulan stasiun radio yang tuned sedang memutarkan lagunya So7, 'sebuah kisah klasik untuk masa depan', tepat dengan suasana pagi ini yang juga agak mellow.
Sedangkan aku, sembari jemariku mengetuk-ngetuk keyboard laptop kecil itu, pikiranku terbang entah kemana, masih kebingungan menginterpretasi mimpi semalam, mimpi yang tidak seharusnya aku hiraukan, tapi aku akui tampak seperti begitu nyata.
***
"Nak, malam ini kamu jangan kemana-mana ya, keluarga Fila akan datang" kata Ibuku sambil menstater motor mau berangkat ke pasar sendirian, memang tidak mau aku antar
"Jam berapa bu?" Aku tanya lagi pada Ibu sebagai bentuk penghormatan saja sebenarnya, sementara mataku masih tertuju ke televisi 17' di depanku
"Ya mungkin sekitar jam 8 malam, sekarang baru mau berangkat dari Mojokerto"
"Ya deh bu"
Malas aku melanjutkan percakapan itu, untung saja ibu keburu pergi kepasar, kalau enggak pasti nanti berlanjut kemana-mana. (Bersambung)

Jumat, 18 November 2011

sebuah ke'malu'an

ibu: "kamu di UIN masih berapa lama lagi..?"
aku: "ga tau bu, mungkin masih satu tahun lagi"
ibu: "lha kalau sudah selesai di UIN ga bisa langsung kerja ya..?"
aku: "ya ga tau juga bu, kan masih harus menyelesaikan yang satu-nya lagi"
ibu: [hanya terdiam, seperti sedang menyembunyikan sesuatu yang tidak dapat diungkapkan..]

Beberapa waktu setelah itu, aku (berpikir) miris rasanya kalau teringat percakapan kemarin, ibu dengan tanpa sengaja memberiku sebuah peringatan, bahwa aku sudah besar bahkan tua, sudah tidak pantas lagi meminta rizki yang diberikan oleh tuhan lewat tangannya, aku sudah harus menjemputnya sendiri..

Maklum, aku bukan berasal dari keluarga yang serba ada, bapak dan ibu juga hanya bapak dan ibu biasa, layaknya keluarga yang lain anak-anak seumuranku sudah pandai bekerja, bapak dan ibu mereka sudah bisa bernafas lega, karena beban membiayai anaknya sudah sirna..

Aku tahu semua itu ibu, aku tahu kau sudah lelah, andai aku sudah bukan menjadi beban-mu lagi, aku tahu kau pasti bungah. 21 tahun sudah kau mencarikan rizki-ku yang diberikan tuhan, dimanapun itu kau temukan, kau tidak pernah sama sekali 'urik', kau berikan semua itu kepadaku..

Malu, sepertinya rasa itu sudah mulai benar-benar hinggap di diriku, aku malu sampai saat ini aku belum bisa menjemput rizki-ku sendiri.. Mari bangkit kawan..!!

Sabtu, 17 September 2011

nasehat dan terminologi lawan-nya

Subtsansi yang sama, diterima oleh telinga yang sama, tetapi keluar dari mulut yang berbeda, ternyata bisa menghasilkan dua hal yang sangat berlawanan, 'nasehat dan penghinaan'.. adakah yang bisa memberitahu saya perbedaan mulut satu dan mulut yang lainnya..?

Subtsansi yang sama, diterima oleh telinga yang sama, tetapi keluar dari mulut yang berbeda, ternyata bisa menghasilkan dua hal yang sangat berlawanan, 'nasehat dan tuntutan untuk berbuat ini dan itu'.. adakah yang bisa memberitahu saya perbedaan mulut satu dan mulut yang lainnya..?

Subtsansi yang sama, diterima oleh telinga yang sama, tetapi keluar dari mulut yang berbeda, ternyata bisa menghasilkan dua hal yang sangat berlawanan, 'nasehat dan pengekangan untuk tidak berbuat begini dan begitu'.. adakah yang bisa memberitahu saya perbedaan mulut satu dan mulut yang lainnya..?

Subtsansi yang sama, diterima oleh telinga yang sama, tetapi keluar dari mulut yang berbeda, ternyata bisa menghasilkan dua hal yang sangat berlawanan, 'nasehat dan entah apa itu namanya, seperti nasehat tapi tidak diterima sebagai nasehat'.. adakah yang bisa memberitahu saya perbedaan mulut satu dan mulut yang lainnya..?

Bisa jadi mulut yang pertama mengandung madu sementara yang lain beracun.. Bisa jadi mulut yang pertama lihai berbicara sementara yang lain gagap.. Bisa jadi mulut yang pertama memang menasehati sementara yang lainnya menghina.. Bisa jadi telinga-nya memang lebih [merasa] 'dekat' dengan mulut satu dari pada yang lainnnya.. Bisa jadi memang hati-nya berkata demikian..

Senin, 12 September 2011

dandelion ungu

dandelion ungu
yang kau sembunyikan di sebalik saku
mengalirkan peluh biru
membuat bajumu tampak semu
[sementara jaketmu kubawa, kau tak bisa menutupinya]

seharusnya tak perlu berbasah-basah
jejika masih ingin bajumu seputih darah
sudah tau bukan tidak mudah
kalau musti mesterilkan getah
namun masih saja terus melangkah

dandelion ungu
tangkainya menonjol
hingga tuhan punya cara sendiri
memperlihatkan "...." itu
padaku

Selasa, 23 Agustus 2011

sajak depan pintu

Kapal sedang bersandar di pelabuhan, tak dipungkiri karena air laut begitu bergelombang, pun karena kapal sudah terkoyak-koyak dimakan ombak, juga kehawatiran daripada karam di lautan bila perjalanan diteruskan..

Sementara menanti gelombang tenang, akan kubenahi kapal yang rusak, akan kutambal bila ada yang berlubang, akan kukencangkan sauh agar kuat tertambat, akan kujahit layarnya yang terkoyak dan tentunya akan kuistirahatkan sejenak diriku yang memang sudah lelah..

Dan kau, silahkan saja, (bila sudi membantuku memperbaiki kapal atau) mau berjalan-jalan mengelilingi pulau, seraya melepas penat mencari sesuatu yang bisa membuatmu 'segar' setelah lama melakukan perjalanan dilautan, yang mungkin telah membuatmu mabuk muntah-muntah.. Oek-oek..

Bila mana di pulau ini kau temukan tempat yang indah, kau bolehlah tinggal disana, selamanya, dan berbahagialah, tanpa ada perjalanan diatas lautan lagi, tanpa ada mabuk muntah-muntah oek-oek lagi, dan tanpa ada gelombang tinggi, serta tanpa diriku lagi.. gi..

Lalu aku, biarkan kulanjutkan perjalanan ini sendiri..

Namun bila kau masih sudi menemani pejalananku kembali, aku pastikan kita akan temukan tempat yang lebih indah, entah dipulau apa dan persinggahan yang mana, yang pasti itu adalah tempat pemberhentian kita yang sesungguhnya..

Hingga saat itu, pilihan ada ditanganmu, aku tak akan mencarimu ke seluruh pelosok pulau, kalau memang kapal sudah selesai kubenahi, kalau memang kau mau meneruskan perjalanan lagi dan kalau memang gelombang laut sudah tidak lagi begitu tinggi, datanglah kepadaku kemari, aku tunggu disini, dipelabuhan ini..

Yogyakarta, 23 agustus 2011

Sabtu, 06 Agustus 2011

benar dan lebih benar

Qoola alam aqul laka innaka lan tastati'a ma'ia shobro..?

Demikian pertanyaaan nabi Khidir ketika berjalan bersama nabi Musa, waktu itu nabi Musa sangat tidak sabar ingin segera mengetahui apa maksud dibalik perbuatan 'aneh' yang dilakukan oleh nabi Khidir. Seperti membunuh seorang anak, menenggelamkan kapal, dan merobohkan rumah, padahal sebelumnya nabi Khidir sudah berwasiat kepada nabi Musa untuk tidak bertanya tentang apa saja yang beliau kerjakan. Namanya juga manusia, siapapun pasti tidak sabar jika melihat hal yang begitu 'aneh' didepan mata, dan sama sekali tidak mengetahui maksud dari itu semua..

Maka nabi Khidir mengucapkan, 'hadza firoqu bainiy wa bainik' sebab atas apa yang telah dilakukan oleh nabi musa yang 'ngengkil' namun (menurut saya) 'benar' itu.. Walapun mungkin jika sedikit lebih bersabar sebenarnya juga 'lebih benar'..

Jumat, 08 Juli 2011

burung dan ikan


Lautan itu luas, kalau ada ikan yang berenang disana pasti puas, bisa kesana kemari dengan bebas. Tapi tidak demikian dengan burung, jika terbang diatasnya dia pasti bingung, mencari tempat untuk berlindung. Taukah kawan, lautan itu segalanya buat ikan, tapi semacam siksaan bagi seekor burung. Walaupun sama-sama luas, lautan akan lebih punya nilai bagi ikan daripada bagi seekor burung. Walaupun sama-sama luas, bagi ikan laut adalah segalanya, tapi bagi seekor burung ia tak berarti apa-apa.

Demikian juga dengan hati kawan, hati itu seperti lautan, kalau orang yang ada dihati kita seperti ikan, nampaknya Ia akan begitu bahagia karena segala yang dibutuhkan disitu ada. Tapi seandainya orang yang ada dihati kita itu seperti burung, seberapapun luasnya hati, Ia hanya akan semakin tersiksa.

For those who want to be there inside the heart, please be like a fish that has always regarded the sea as everything, not to be like a bird thinking that the sea does not mean anything..

Selasa, 05 Juli 2011

konsisten dan fleksibel

Islam merupakan agama rahmatan lil alamin, ditengah segala keadaan seharusnya mampu menjadi replika dari sebuah agama yang konsisten sekaligus fleksibel. Tidak menjadi agama –yang selama ini dianggap sebagian orang sebagai agama yang- radikalis, saklek, bahkan sampai pada taraf agama teroris. Konsisten berarti selalu memegang teguh terhadap prinsip yang ada dimana pelaksanaan praktek harus sejalan dengan teorinya. Namun tidak hanya itu yang dibutuhkan, karena dituntut untuk sholihun likulli zamanin wa makanin maka Islam haruslah fleksibel, sesuai dengan konteks yang ada, harus menjadi agama yang tepat pada zaman dan waktu yang tepat.
Dua hal diatas tentunya akan sangat dibutuhkan oleh Islam dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Islam yang fleksibel namun masih tetap konsisten merupakan impian yang dalam tanda kutip masih sangat sulit tercapai. Bagaimana tidak, Islam yang secara teori demikian dahsyatnya ternyata tidak demikian dengan prakteknya. Anggapan masyarakat dunia terhadap Islam lebih dominan bersifat negative dari pada positif, mengutip kata-kata seorang ulama terkemuka kontemporer, Beliau berkata demikian “al-Islamu mahjubun bil muslimin” yang kurang lebih artinya agama Islam (yang baik) ini tertutup dengan -kelakuan pengikutnya- muslimin (yang kurang baik).
Islam historis dan Islam normatif sepertinya memang harus di bedakan, namun tidak menutup kemungkinan konsistensi dan fleksibilitas yang telah dijelaskan diatas mampu menyatukan kedua unsur tersebut, Islam historis (yang senyatanya) kemudian akan menjadi sama dengan Islam normatif (yang semestinya). Apalagi yang dibutuhkan, selain konsistensi dan fleksibilitas, bagi Islam untuk menghadapi tantangan globalisasi saat ini.

Sabtu, 25 Juni 2011

time and space travelling

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan saya sebelumnya, tentang misteri-misteri alam yang belum terpecahkan sampai saat ini. Bagaimana sebenarnya alam ini tercipta, bagaimana manusia pertama kali diciptakan, seberapa luas sebenarnya ruang angkasa yang kita tempaiti ini, adakah disana batas yang mengharuskan semua pencarian ini berhenti, atau memang tidak terbataskah alam semesta ini.

Misteri-misteri itu mudah saja terpecahkan, dengan satu pengandaian yaitu time and space travelling, andai saja ada alat yang memungkinkan manusia menjelajahi waktu, tentunya masa lalu, andai bisa menembus batas space yang konstan ini. Pasti semua misteri bisa mudah terungkapkan, kebenaran sejati akan bisa dicapai oleh manusia, dimana semua akan meyakini kebenaran satu yang mutlak, tentang semua misteri yang belum terungkap.

Dengan penjelajahan waktu, nantinya manusia akan mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Cerita-cerita zaman dahulu yang tertulis dalam al-Quran akan mudah disaksikan dengan mata kepala sendiri, bukan hanya sekedar dongeng. Lalu, bagaimana cerita al-Quran tentang penciptaan Adam, pengusirannya dari surga, penciptaan Hawa dll bisa disaksikan langsung melalui layar lebar, dengan cara kembali (melihat) ke masa lalu. Bahkan dengan itu, mungkin misteri bagaimana Tuhan mengawali semua ini juga bisa terpecahkan.

Saya (melalui tulisan ini) yakin bahwa teknologi akan mencapai pada titik klimaks-nya pada saat ditemukannya 'mesin waktu', yang saya maksudkan dengan itu bisa travelling melewati batas time and space. Mengingat saya pernah mendengar cerita bahwa suatu saat manusia itu akan menjadi Islam semua, sebelum terjadinya Kiamat. Secara logika tidak mudah meng-Islamkan seluruh penduduk dunia dengan menggunakan tangan kosong. Muhammad SAW saja baru bisa mengislamkan (katakanlah) 1/3 penduduk dunia, lantas apakah ada orang setelah Muhammad yang kehebatannya bisa melamapui Beliau, bisa meng-Islamkan seluruh penduduk dunia. Sepertinya sulit, satu-satunya hal yang bisa 'mengerjakan' itu adalah teknologi. Teknologi yang bisa membuktikan kebenaran absolut masa lalu, siapa yang benar dan siapa yang salah akan terbukti, agama mana yang murni dan agama mana yang tercampuri juga bisa terbukti. Bahkan kebenaran mutlak yang ada dibalik semua ini (baca; Tuhan) juga akan tersingkap, bagaimana Dia memulai semua-nya dengan tangan-Nya sendiri. Maka ketika kebenaran mutlak itu bisa terungkap, semua orang akan sadar, bahwa Islam telah mengajarkan banyak hal tentang kebanaran, dan kemudian dengan kesadaran mereka sendiri berikrar, Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah.

Jumat, 24 Juni 2011

misteri saja

Anda tahu, apa saja yang Anda tidak tahu..?

Tentang bagaimana alam semesta ini tercipta, ada banyak teori yang mencoba mengungkapnya. Big Bang mungkin salah satu yang paling terkenal, jadi katanya universe kita ini terbentuk walanya dari sbuah ledakan besar yang kemudian membentuk materi-materi kecil (seperti bumi), namun yang menjadi pertanyaan adalah what's happen before creation..? Apa yang terjadi sebelum Big Bang..? Masa ya tiba2 begitu saja terjadi ledakan, tidak adaah yang menyebabkanya..

Tentang terciptanya manusia, kadang otak kita tidak menerima kalau asal-muasal dari manusia adalah dilahirkan dari seeokor kera, dengan kata lain Adam itu dilahirkan, entah dari bapak dan ibu yang mana. Anda percaya atau tidak, teori Darwin ini memang masuk akal. Karena kata kun fayakun-nya Tuhan tidak dapat begitu saja diterima, bagi beberapa orang yang berpikir 'nakal' tentunya. Lantas apa saja yang terjadi antara penciptaan Adam dan penciptaan alam semesta, berapa waktu lamanya jeda tersebut..

Tentang alam yang lain, adakah batasnya di luar angkasa jauh sana, adakah kehidupan lain selain di bumi kita, bagaimana sebenarnya Tuhan mengawali semua ini..?

husnu-dzon (positively thinking)

Rosulullah pernah menjelaskan bahwa tingkatan terendah dari ukhuwah, membangun hubungan baik dengan orang lain, adalah husnudzon. Sedangkan tingkatan yang paling tinggi adalah itsar, mendahulukan kepentingan orang lain dari pada kepentingan sendiri. Bahasa lain dari peng-itsar yang sering digunakan adalah altruis.
Adalah husnudzon, sebuah perkara yang kelihatannya mudah tapi ternyata tidak demikian. Wong berprasangka baik kepada orang yang kita kenal dan kita sukai saja masih sangat sulit, apalagi kepada orang yang tidak kita sukai. Yang ada dalam benak kita hanya kejelekan saja, kebaikan yang mungkin pernah Ia lakukan sudah pasti akan ter-automaticly hidden, demikian kalau prasangka buruk memenuhi otak kita.
Sedangkan itsar, yang menurut Rosul merupakan tingkatan yang paling sulit dilakukan dalam mambungun hubungan baik dengan orang lain, mempunyai konsep yang berbanding lurus dengan husnudzon. Yang dimaksudkan adalah mendahulukan kepentingan, keinginan, kebutuhan, atau dll-nya orang lain dari pada k3dll-nya sendiri. Sepertinya akan menjadi hal yang sangat sulit dilakukan untuk ber-itsar, sementara untuk berhusnudzon saja masih belum bisa.
(hanya sebuah pengantar dari makalah yang harus saya buat malam ini)

Rabu, 25 Mei 2011

dua puluh satu

"kurangi beban itu, tetap lihat kedepan.."
Lagu dara-nya Ariel masih mengalir begitu saja lewat hedset yang terpasang di telingaku, keluar dari hapeku SE J108i, merdu memang, menambah suasana dipagi ini semakin berbeda saja. Iya pagi ini terasa berbeda bagiku. Padahal matahari yang kulihat dari balik jendela kamarku masih sama seperti matahari kemarin, kebetulan kamarku berada dilantai dua, jadi mudah saja bagiku melihat matahari bersinar diluar sana, sinar hangatnya masih juga bisa menembus jendela dan sedikit banyak memberikan aku dalam tanda kutip kehangatan. Dibawah sana, aku lihat ust Roy juga masih seperti biasanya, me-ndolani anaknya Zahra lewat keranjang bayi modern yang punya roda empat di kakinya, dibawa kemana-mana, muter-muter halaman asramaku, Ponpes UII.

Disana, disuatu tempat lain, seorang wanita baru saja menutup telponnya, berpesan "nanti bangunin aku ya mas, jam setengah tujuh, mau bobo ne, ngantuuk banget" Sontak saja aku teringat, sekarang jam di VanBook-ku sudah menunjukkan 06.33. Aku tau pesan itu Ia tujukan padaku, langsung saja aku ambil hape, kumatikan sejenak music player-nya, kutelpon dia. Jawabannya "Lufie g jd bobo s***g.. kyx g jg kul jg, he..". Tak apa-apa kalau memang ga jadi tidur batinku, yang aku takutkan kalau Ia tidur pagi-pagi begini ga bisa bangun, aku tahu dia punya jadwal kuliah jam 7. Eh, malah Ia batalkan semuanya, tidur-nya juga kuliah-nya. Mungkin Ia memang mengantuk berat, update status-nya mengatakan bahwa semalam tadi insomnia, gejala tidak bisa tidur ditengah malam.

Sebelum itu, sedikit sadar kalau ternyata ini dalam mimpi. Seorang tukang pos datang kerumahku, membawa beberapa pucuk surat. Surat yang Dia bawa tertulis namaku di pojok kanan bawah, "Kepada Yth. Achmad Nurdany.. di Tempat". Entah saking banyaknya surat itu aku pun tidak tahu masing-masing siapa yang mengirimkannya. Ada yang aneh, kuperhatikan bentuk suratnya, basah, sobek-sobek, rusak, beberapa bahkan isi suratnya sudah hilang. Jadi percuma saja, surat-surat itu tidak pernah bisa kutahu isinya apa, juga pengirimnya siapa. Sampai ketika aku terbangun, masih saja kau tak bisa mencerna apa maksud dari semua ini, mimpi.

01.36 aku terbangun, diatas ranjang kulihat hapeku banyak sekali "new events" ada dua pesan, enam panggilan tidak terjawab, satu pemberitahuan, ya banyak sekali. Diatas bantal, laptop-ku tergeletak mati, tapi masih terbuka, padahal aku ingat betul, waktu kutinggal tidur, Ia masih menyala, pasti automatic shut-down batinku. Masih dengan mata yang berat, mengantuk, aku baca semuanya "event-event" di hapeku itu. Ada pesan yang spesial bagiku, datang dengan ucapan "happy birth day my prince", lantas begitu saja membuatku tersenyum ^_^

Tepat dipergantian hari, jam 00.00 di tanggal 25 Mei 2011, seorang wanita sibuk memencet tombol "call" di hapenya, berkali-kali, namun sepertinya ia agak kecewa, tidak ada jawaban. Akhirnya Ia tulis sebuah pesan, "s***g, udah bobo ya..? (....some text sensored...)" lalu "kirim". Setelah itu masih Ia coba lagi menekan tombol "call" yang sama, namun hasilnya nihil, tidak ada jawaban.

Sementara di waktu yang sama, aku masih terlelap, suara-suara nyaring hapeku yang berbunyi berkali-kali tetap tidak mampu membangunkan aku. Suara panggilan masuk yang berkali-kali juga pesan masuk dan pemberitahuan itu sama sekali tidak terdengar olehku. Dan, masih dengan ketidak-sadaranku, sepertinya waktu berjalan konsisten, Ia memapahku menuju usia yang kedua-puluh-satu. Pelan-pelan..

[sebuah epilog]
..bahwa
..kau lebih dari indah dalam hati ini
..lewat lagu ini ku ingin kamu mengerti
..aku s****g kamu kuingin bersamamu

nikita willy (lebih dari indah)

Rabu, 11 Mei 2011

al-khoiru wa as-syarru

Pertanyaan yang sering ada dalam benak saya adalah "kenapa seseorang itu mau melakukan kebaikan, kenapa pula seseorang tidak bisa meninggalkan keburukan..?". Padahal kalau dipikir-pikir otak manusia pasti sudah bisa menerima bahwa kebaikan itu "baik" dan keburukan itu "buruk". Tanda kutip dalam kedua kalimat itu saya yakin anda pasti bisa mencernanya.

Ternyata jawabannya baru saya dapatkan ketika kuliah di PP UII malam tadi bersama Pak Mudzoffar. Ada tiga teori yang melandasi kenapa seseorang malkukan kebaikan ataupun meninggalkan keburukan, yaitu:
  1. madzhab as sa'adah as-syahshiyah (dimana seseorang melakukan kebaikan ataupun meninggalkan keburukan itu semata-mata karena kesenangan pribadinya, manfaat yang akan diterima olehnya)
  2. madzhab as sa'adah al-ammah (dimana seseorang melakukan kebaikan ataupun meninggalkan keburukan itu karena didasari atas kebahagiaan/kenyamanan yang dinikmati orang lain, bukan untuk dirinya sendiri)
  3. madzhab al-laqonah wa al-basiroh (dimana seseorang melakukan kebaikan ataupun meninggalkan keburukan itu karena gerakan hati/intuisi/laqonah-nya mengatakan bahwa hal itu memang baik perlu dilakukan, atau hal itu memang buruk perlu ditinggalkan)
Sekian..

Minggu, 01 Mei 2011

mengukur kedewasaan seseorang

Apakah anda pernah memikirkan seberapa besar kedewasaan anda..?

Saya punya cerita, suatu saat seorang ibu berkata kepada anaknya (yang kebetulan sangat bandel sekali), ketika itu ada tamu yang sedang berkunjung kerumahnya dan bertepatan dengan anaknya pulang kuliah, ibu itu berkata demikian:
"Nak..!! Kamu memang bandel banget, ini sedang ada tamu sopan sedikit bisa kan..!!"
Sang anak tetap saja tidak menghiraukan apa kata ibunya.
"Dasar anak bandel, mbo ya kasih salam sama tamu ini atau gimana"
"Males ah Bu.." Anaknya membantah.
"Heh, kamu bisa ngertiin ibu ga se, ibu ini sudah capek ngurusin papa kamu, ngurursin kerjaan, ngurusin rumah tangga, ditambah lagi harus ngurusin kamu, mbo ya kamu sedikit pengertian sama ibu..!!

Si tamu yang sedang berkunjung tadi malah tertawa kecil, bisa dikatakan senyum, dan berkata:
"Ibu sama anak ibu tadi lebih dewasa siapa sih..?"
"Ya lebih dewasa saya lah, Pak" Ibu menjawab.
"Ko bisa berkata demikian..?" Si tamu bertanya.
"Ya jelas lah, saya sudah tua umurnya, sedangkan anak saya masih remaja, saya sudah berpengalaman hidup, sedangkan anak saya belum, sudah cukup membuktikan kalau saya lebih dewasa kan..!!"
Si Tamu berkata lagi, "Bu Bu, kalau anda lebih dewasa kenapa harus meminta anak anda ngertiin anda, bukankah seharusnya anda sebagai ibu (yang lebih dewasa) yang harus ngertiin anaknya..?"
Ibu hanya bengong mendengar hal itu..

Kawan, sebenarnya bukan hanya antara ibu dan anak, antara dua orang yang sedang menjalin hubungan, baik pertemanan, percintaan, atau bahkan perkawinan pun demikian. Untuk mengukur siapa yang lebih dewasa tidak bisa dengan umur yang lebih tua, pengalaman hidup yang lebih banyak atau pun gender yang melekat. Dewasa bisa diukur dengan melihat siapa yang lebih ingin memberi pengertian daripada dimengerti, begitu juga ketidak-dewasaan seseorang bisa diukur dengan melihat siapa yang lebih ingin dimengerti daripada memberi pengertian.. Sekian..

Jumat, 22 April 2011

sebuah ketidakjelasan

(pemikiran yang kurang baik tentang takdir tuhan)

Pada suatu kesempatan, tadi malam, saya memperdebatkan "takdir" bersama my n***h, (saya sebut) beliau merasa keberatan dengan tuhan yang selalu seenaknya sendiri membolak-balikkan jalan manusia. Kalau ada orang buta disuruh memilih antara jalan A dan B, jalan A ternyata jurang, jalan B ternyata mulus-mulus saja, orang buta sama sekali tidak tahu mengenai hal itu, lantas kalau tiba-tiba orang buta itu memilih jalan B dan selamat, apakah itu bukan namanya pertolongan tuhan..? Sementara ketika ada orang tidak buta, juga sama-sama tidak tahu, malah memilih jalan A dan mati disana, apakah itu juga namanya pemelesetan tuhan..? Tidak adil rasanya tuhan yang seperti itu (menurut beliau)..

Saya katakan tuhan itu lebih dari maha tahu dan tidak akan pernah salah menentukan takdir pada manusia, karena Ia juga lebih dari maha tahu tentang apa saja yang akan dilakukan oleh manusia di dunia ini. Tuhan menentukan takdir manusia itu tidak sembarangan kawan, Ia pasti sudah melakukan penelitian jauh-jauh sebelum memberikan keputusan final itu, Ia menentukan sebuah takdir pada manusia itu tergantung pada apa saja yang dilakukan oleh manusianya sendiri, saya katakan tuhan mutlak tidak ikut campurtangan dalam hal ini. Ia hanya melihat dan kita yang menentukan..

Lantas kalau semacam itu dimana kehebatan tuhan, ko gur deloki tok ngunu..? Analoginya seperti ini, ada dua orang masing-masing menciptakan komputer, si-A menciptakan komputer yang ternyata kalau tidak dipencet dan dijalankan komputer itu tidak bisa bekerja sendiri. Sedangkan si-B bisa menciptakan komputer yang tanpa dipencet dan dijalankan, komputer itu bisa bekerja sendiri. Lebih hebat manakah si-A atau si-B..? Begitu juga tuhan, Ia hebat sekali bisa menciptakan manusia yang bisa bekerja sendiri, bahkan menentukan takdirnya sendiri.. He..

Pada suatu kesempatan lain, ust. Roy pernah menukilkan sebuah kalimat karya Ibnu Athoillah dalam kitab Al-Hikam, seperti ini "sawabiqul himami la takhruqu aswarol aqdari". Menurut saya maksudnya "sekuat apapun cita-cita kita dan keingingan kita ternyata tidak akan pernah bisa meruntuhkan sebuah tembok yang bernama takdir". Lha bagaimana mau meruntuhkan tembok takdir, orang kita juga yang membangunnya sendiri.. Bukankah begitu..?

Selasa, 22 Maret 2011

muhammad and a blind old man

Suatu ketika, pada zaman ketika Rosulullah SAW masih hidup, dikisahkan ada seorang kakek tua buta, yang tanpa tau sebabnya apa dia sangat membenci Rosulullah, sampai-sampai tidak ada hari yang dilewatinya tanpa mengejek Rosul, mengolok-olok dan mencaci-makinya. Padahal keadaan orang tua tersebut buta, sama sekali tidak bisa melihat wajah orang yang selalu Ia ejek, tidak bisa melihat apa yang selama ini telah Rosul lakukan, Ia hanya bisa mendengar kabar dari orang-orang tentang Muhammad, yang Ia tahu bahwa Muhammad membawa kesesatan dan mengajarkan sesuatu yang tidak baik kepada masayarakat waktu itu.
Pada kesempatan yang sama, ketika orang tua buta itu mengejek Rosul dengan berbagai caci-makinya, ketika itu juga ada orang yang selalu setia memberikan makanan kepadanya, bahkan bersedia mengunyahkan makanan itu sampi begitu lembut. Orang tua buta tau, hal tersebut selalu Ia terima setiap hari, tentunya tanpa tau siapa sebenarnya orang yang begitu baik kepadanya itu. Karena pemberi dan pengunyah makanan yang baik itu tidak pernah mau menunjukkan identitasnya. Orang tua buta meskipun penasaran, tapi Ia tetap saja masih melakukan pekerjaan sehari-harinya, mengejek Rosulullah SAW.
Setelah berlangsung beberapa lama, suatu hari orang tua buta itu merasakan hal yang berbeda dengan makanannya, Ia tau bahwa pemberi makanan yang baru saja memberi dan mengunyahkan makanan untuknya berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Lalu orang tua itu bertanya, tentu saja sambil tetap mengejek Rosulullah, pertanyannya begini:
"wahai pemberi makanan, aku tahu engkau pasti bukan orang yang selama ini meberikan dan mengunyahkan makanan untukku, benarkah begitu..?"
"tidak wahai orang tua, ini aku yang kemarin, yang selalu memberimu makanan" jawabnya
"aku tidak percaya" cetus orang tua buta
"aku tidak berbohong, aku yang selama ini memberimu makanan wahai orang tua"
"aku tetap tidak percaya"
Kemudian pemberi makanan bertanya kepada orang tua itu:
"wahai orang tua, aku tidak seharusnya berbohong, sekarang katakanlah, apa gerangan yang membuatmu tahu bahwa aku bukan orang yang selama ini memberimu makanan..?"
"aku tahu, makanan yang selama ini Ia berikan dikunyah lebih lembut daripada yang kau berikan sekarang, aku tahu karena aku bisa merasakan kelembutan makanan itu" jawabnya
Suasana hening sejenak, namun tiba-tiba saja pemberi makanan itu menangis sesenggukan, lalu dengan terbata-bata ia berkata:
"ketahuilah wahai orang tua, aku adalah Abu Bakar, dan yang selama ini menguyahkan makanan untukmu namanya adalah Muhammad SAW, orang yang selalu kau jelek-jelekan"
"beberapa hari yang lalu Ia menghembuskan nafas terakhirnya" lanjutnya
Setelah mengetahui bahwa orang yang selama ini begitu baik kepadanya, ternyata adalah orang yang selama itu juga Ia dijelek-jelekan, Ia lalu mengikrarkan diri masuk Islam. Subhanallah..!

Minggu, 20 Februari 2011

dari kosong menjadi satu

dua.. satu.. kosong..
dua.. satu.. kosong..

aku, tidak seperti penyair yang lihai buat puisi, beribu-ribu kata bisa tersusun begitu rapi, coba lihat diatas itu hanya ada enam kata, entah bagi orang lain mungkin tidak ada artinya, tapi bagi saya (dan dia) pasti berbeda, enam kata yang bukan hanya enam kata biasa.. enam kata yang telah menjadi saksi tentang perjalanan ini, yang terjal, yang bergelombang, yang naik turun sampai yang lurus mulus pun pernah terlewati..

dua.. satu.. kosong..
dua.. satu.. satu..

sekarang enam kata itu telah berubah, kata terakhirnya bukan 'kosong' lagi, tapi sudah menjadi 'satu', kalau boleh mangambil pelajarannya parlindungan mampaung (dalam buku setengah isi setengah kosong), seseorang seharusnya ber-perspektif gelas itu masih setengah bukan tinggal setengah, perspektif yang sangat jauh berlawanan, padahal hanya berbeda satu kata, jadi sepertinya saya juga harus berkata 'perjalanan ini baru berjalan satu periode' bukan 'perjalanan ini sudah berjalan satu periode'..

sebenarnya, perjalanan berubahnya 'kosong' menjadi 'satu' begitu cepat kalau dirasakan, tapi juga bukan berarti singkat kalau dijalani, terbukti sudah berapa tapak kaki yang tertinggal dijalan-jalan sana.. (mulai dai pantai parang tritis, pantai samas, dieng plateu, puncak suroloyo, bukit bintang, pantai sepanjang, pantai indriani sampai kaliurang)

dua satu kosong
dua ....... ........

berharap setelah 'kosong' lalu menjadi 'satu' itu, selanjutnya masih ada angka-angka yang mau meneruskan perjalanannya, sampai entah berapa lama, bisa jadi selama-lamanya.. ya..

Jumat, 03 September 2010

teka-teki terindah

kau memang teka-teki terindah yang pernah Tuhan berikan kepadaku..
maafkan aku kalau dalam mengisi kotak-kotak kosong-nya sering keliru..
yang seharusnya diisi kata 'perhatian' malah kadang yang tertulis 'tuntutan'
yang seharusnya diisi kata 'cinta' malah kadang yang tertulis 'benci'
yang seharusnya diisi kata 'sayang' malah kadang yang tertulis 'jahat'

ya sudahlah..
karena kemudian perhatian atas sayang dan cinta itu mampu membuatku membuka mata..
sedangkan tuntutan atas jahat dan benci itu mampu membuatku mengerti..
bahwa teka-teki terindah memang harus diisi dengan tinta emas kata-kata terindah..

Tuhan.. terimakasih [dengan cinta dan sayang] atas teka-teki terindah-Mu..

Senin, 09 Agustus 2010

d'next untold story

Waktu itu aku hanya ingin berkata satu hal..
Kau terlalu sayang padaku..

Kau lebih peduli pada kebahagiaanku..
daripada perlunya aku mengetahui kebenaran..

Kau lebih peduli pada ketenangan batinku..
daripada gejolak hatimu sendiri..

aku tak tau apakah aku suka..
aku tak tau apakah aku benci..
ini semua..

[lempuyangan, 7 agustus 21:21]

Sabtu, 10 Juli 2010

an untold story

(jika satu tambah satu sama dengan dua)

"Hm.. bintang yang selama ini aku tatap ternyata Ia tak pernah membalas tatapanku"
Begitu kiranya Satu mengungkapkan kekesalannya pada malam itu, pantas saja Ia begitu terlihat sedih, satu-satunya orang yang selalu mengisi hatinya, Dua, dia dengan jelas (ketika Satu mengutarakan perasaannya) mengatakan:
"Maafkan Dua jika keputusan ini akan sangat berat dirasakan, memang yang namanya cinta tidak akan pernah bisa dipaksakan, Dua sudah punya tambatan hati yang lain, maaf ya Satu"

Hati yang hancur, perasaan terabaikan, harapan tak berujung, semua seperti melebur menjadi satu, terngiang-ngiang dibenak Satu. Ia jadi tak punya gairah lagi untuk hidup, sepertinya hiperbolis, tapi sepertinya juga realistis.

"Tak bisakah kau mengambil satu hikmah pun dari kejadian ini kawan..?"
Tanya Tiga yang sedari tadi merasa iba dengan kondisi Satu.

"Apa lagi yang bisa kuambil Ga..? Harapan yang hanya berujung pada kekecewaan..?"
"Sudah lah, aku sedang tidak ingin berpikir tentang itu, aku ingin sendirian dulu, jika kamu masih ingin disini, tetaplah diam dan jangan bicara sepatah katapun" Satu jengkel.

"Ok.. Tapi tak maukah kau mendengar ceritaku Sat..?"
Tiga tahu meskipun Satu berkata tak mau diganggu siapapun, tapi sebenarnya Ia sangat butuh teman untuk berbagi. Tiga yang memang terkenal pandai bercerita pasti akan menawarkan cerita-ceritanya kepada siapapun yang ingin mendengarkan.

Satu berpikir sejenak, "Bolehlah, coba ceritakan itu padaku"
Mungkin dengan ini Ia dapat sejenak melupakan masalahnya

"Baiklah" Tiga memulai ceritanya..

Sabtu, 19 Juni 2010

...^_^...

untukmu honey yang telah memberiku banyak arti

kan ku jaga engkau dengan sepenuh hati
rajut mimpi-mimpi indah menghias dunia kita
berjanji dalam cinta kita kan selalu bersama
seluruh cinta kurelakan hanya untukmu
kuhadirkan sayang disetiap langkah kakimu
karna hati dan cintaku hanyalah milikmu
hembusan nafasku ada dihembusan nafasmu
mungkin kau bukanlah wanita yang paling sempurna
dan terbaik diantara semua yang pernah ada
namun bagiku kau teramat begitu berharga
takan dapat tergantikan oleh apa saja

(three A ft. Ramox)

Jumat, 28 Mei 2010

perempuanku

one message received.. opening..

"goLekono sEjaTinE oPo kanG kaSebuT
anDhab aShor.. saBar.. Lan naRimo..
RajuTen boLah-boLah suTro inG aTimu
kanThi TLaTen nganTi daDhi kLambi
kanG enDah sarTo kuWowo diaGem
maRang soPo waE"

pEsan unTuk PeremPuan(ku) IndonEsia

Jumat, 02 April 2010

ya sudahlah

ketika mimpimu yang begitu indah
tak pernah terwujud ya, sudahlah
saat kau berlari mengejar anganmu
dan tak pernah sampai, ya sudahlah

[chorus]
apapun yang terjadi
Ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih
cause everythings gonna be ok

satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa cita-cita dan harapan

kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi bersamaku hingga akhir datang

saat kau berharap keramahan cinta
tak pernah kau dapat, ya sudahlah
dengar ku bernyanyi
(lalalalala heyeyaya dedum dedudidam)
semua ini belum beakhir

[chorus]
apapun yang terjadi
Ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih
cause everythings gonna be ok

satu kan langkah
langkah yang beriring
genggam hati rangkul emosi
genggamlah hatiku
satukan langkah kita
sama rasa tanpa pamrih
ini cinta across the sea
peluklah diriku terbang bersamaku
melayang jauhh (come fly with me, baby)

ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
aku cinta kau.. ini cinta kita..
cukup satu waktu untuk satu cinta
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu tenang disisiku
rebahkan rasamu untuk yang ditunggu
bahagia hingga ujung waktu

[chorus]
apapun yang terjadi
Ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih
cause everythings gonna be ok

(Bondan & fade 2 black)

Kamis, 01 April 2010

Bagus dan MahaL

Bagus dan Mahal itu sepertinya memang tidak pernah bisa dipisahkan ya, mereka berdua saya lihat selalu berjalan bersama, kemanapun Mahal pergi pasti disitu ada Bagus, begitupun juga kemanapun Bagus melangkah disampingnya pasti ada Mahal. Saya saja sampai iri dengan kemesraan mereka, begitu mesranya sampai seperti tidak prenah bisa terpisahkan, orang saya dan pacar saya saja tidak sampai semesra itu.

Lebih sedihnya lagi, kemesraan mereka kini ditiru oleh semua perguruan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi yang bagus harus mahal, perguruan tinggi favorit harus mahal, perguruan tinggi terbaik harus mahal, perguruan tinggi idaman harus mahal. Ah, mesra sekali Bagus dan Mahal ini, lantas bagaimana rakyat kecil (seperti saya ini) bisa melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi kalau terus-terus diganggu dengan kemesraan Bagus dan Mahal..?

Maklum saya ini hanya anak seorang petani kecil didesa terpencil, boro-boro buat kuliah, untuk menghidupi keluarga saja bapak saya harus memeras keringat, harus membanting tulang, mencarikan uang kesana kemari. Jadi kalau saya saat ini bisa kuliah di Fakultas Ekonomi UII (Universitas Islam Indonesia) yang notabene-nya adalah Universitas yang Bagus dan Mahal, itu semua adalah murni kehendak Tuhan, yang hanya akan diberikan kepada orang yang mau berusaha dan berdoa serta bersyukur atas semuanya. Ya, saya memang harus bersyukur atas itu, menjadi salah satu penerima beasiswa fullstudy dari UII menjadikan saya bisa menimba ilmu disana. Beasiswa Ponpes UII yang disediakan khusus untuk mahasiswa UII (kecuali Fakultas Kedokteran) dengan fasilitas free biaya selama kuliah dan juga bebas biaya tempat tinggal (asrama). Seandainya saja beasiswa itu tidak ada, ataupun saya tidak lolos seleksi masuk, saya tidak pernah berpikir bisa kuliah disana. Bayangkan saja tiap semester mahasiswa harus mengeluarkan uang minimal 4 juta (dibayar 2x angsuran) untuk bisa tetap melanjutkan kuliah diUII, ya kalau bapak saya seorang pejabat tinggi, lha kalau hanya seorang petani, mau dapat uang itu darimana..?

Mahal dan Bagus, dalam ilmu ekonomi saya pernah mempelajari suatu teori yang kalau tidak salah namanya trade-off, seperti juga pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kalau mau cari universitas yang bagus ya harus mahal, kalau mau cari yang murah berarti universitas itu kurang bagus, lebih kasar lagi tidak bermutu, jelek. Jadi orang harus pandai memilih kedua pilihan itu, mahal bagus atau murah jelek, karena sampai saat ini sepertinya Indonesia belum bisa memberikan opsi ke-3, murah bagus.

Sebenarnya ini adalah PR bagi kita semua, bagaimana agar pendidikan di Negara kita ini murah dan bagus, lebih baik lagi gratis, tidak usah bayar, sehingga nantinya yang bisa mengenyam bangku kuliah itu tidak hanya orang-orang yang punya duit banyak, orang-orang miskin dan anak-anak yatim piyatu pun juga bisa kuliah. Kalau masih terus seperti ini, kapan bangsa Indonesia bisa maju, yang miskin tetap saja akan bodoh, yang tidak punya uang tetap saja akan jadi kuli, yang punya uang dan bisa kuliah eh ternyata bisanya hanya korupsi, sama saja.

Bukankah akan jadi indah kalau semua pemuda Indonesia bisa kuliah..? Ya kalau tidak bisa gratis atleast murah lah, sehingga orang-orang miskin di Indonesia ini tidak perlu mikir dua kali untuk menyuruh anaknya kuliah. Kuliah itu wajib hukumnya, seperti wajibnya pendidikan sembilan tahun yang dicanangkan pemerintah.

Memang benar pepatah jawa mengatakan jer basuki mawa bea, semua itu butuh biaya. Tapi kalau kuliah itu bisa gratis, siapa yang tidak setuju..? (artikel ini diikutkan dalam lomba blog uii)

Senin, 01 Maret 2010

menjalani semua ini

seandainya saja saya boleh memilih untuk dilahirkan atau tidak, sebenarnya saya lebih memilih untuk tetap dikandungan ibu saja, waktu itu saya tidak tahu kalau didunia luar sana ternyata seperti ini, memang (katanya) waktu saya pertama kali keluar dari kandungan ibu banyak orang yang bersyukur memanjatkan puji kepada Tuhan, senang mereka kalau saya bisa keluar dengan selamat, tidak ada sesuatu apapun yang kurang. Eh tapi ternyata saya tidak boleh memilih, saya harus tetap lahir, tidak boleh selamanya di kandungan ibu.

setelah saya lahir, seandainya lagi, saya boleh memilih, saya akan tetap memilih untuk menjadi bayi, mengingnkan apapun yang saya mau pasti dikasih sama ibu, tidak pernah tidak, padahal senjata saya cuma satu, menangis. Eh, lagi lagi saya tidak diperkenankan untuk memilih, saya harus tumbuh besar, mulai bisa menggerakkan tangan, membalikkan badan, berjalan, mengucapkan 'ibu.. minta susumu', merangkak, berjalan, berlari, bahkan membentak ibu..!!!

lalu dari itu semua, mulailah, saat ini saya berpikir, sendainya saja keinginan saya -untuk tetap di kandungan ibu itu, atau tetap menjadi bayi sajalah- dikabulkan oleh Tuhan, saya yakin seribu yakin, SAYA TIDAK AKAN PERNAH ADA DISINI..

saya sadari.. saya harus menjalani ini..

Minggu, 21 Februari 2010

sin-cera 21

Sekarang aku tau dalam lubuk hatimu juga terukir namaku..

Sulit sekali rasanya perjuangan ini.. kenapa harus menempuh waktu sekian lama hanya untuk berkata I love u too.. satu tahun.. untuk meyakinkan perasaan kita masing-masing.. kenapa harus butuh itu..?

Inilah yang namanya “bi qodril kaddi tuktasabul ma’ali” yang kata orang jika perjuangan untuk mendapatkan sesuatu itu sulit.. maka melepaskannya pun juga sulit..

Benar.. aku tak mau berjanji.. bahwa kita bisa bersama selamanya.. tapi selama nafasku ini masih berhembus.. I’ll try to always love you.. sampai suatu saat nanti.. entah.. kapan..

Rabu, 17 Februari 2010

an enigma of me

hampir.. kontemplasi ini berakhir..
nyaris.. perenungan ini habis..
hanya butuh beberapa jari..
guna menghitung hari..

tapi mengapa..
ini harus terjadi..
bahagia harus dengan via..
via'nya harus menyakiti..
menyakitinya harus hati..
harus..?

an enigma of me..
Tuhan, apa mauMu..?

Jumat, 29 Januari 2010

kuncinya satu

"Baru kutahu ada orang yang ditampik hampir sepuluh tahun tapi tetap kukuh berjuang. Arai tak pernah tertarik pada perempuan lain. Zakiah adalah resolusi dan seluruh definisinya tentang cinta. Ia telah menulis puluhan puisi untuk belahan hatinya itu, telah menyanyikan lagu dibawah jendela kamarnya, berhujan-hujan mengejarnya, dan bersepeda puluhan kilometer hanya untuk menemuinya lima menit. Zakiah tetap tak acuh. Mungkin Arai telah diserang sakit gila nomor dua puluh enam: tak bisa membedakan diterima dan ditolak"

Malu saya kalau membaca apa yang ditulis Andrea Hirata tentang pribadi Arai diatas, sangat teguh memegang prinsip cintanya, selama sepuluh tahun tak pernah mencoba melirik wanita lain sekalipun Ia tak tahu diterima atau ditolak oleh Zakiah Nurmala. Cinta bertepuk sebelah tangan, tapi keduanya tetap Indifferent, Arai tak pernah putus asa dan Nurmala tetap acuh tak acuh.

Kalau saya pasti sudah saya tinggalkan si Nurmala itu sejak dari awal, toh buat apa selalu mempertahankan sesuatu yang tidak pantas untuk dipertahankan, rasanya hanya akan menambah sakit hati saja. Tapi memang kadang aneh, kata (banyak) orang hal tersebut sangat sulit dilakukan, tak semudah membalik telapak tangan, "setiap kali kucoba menepis wajahmu dari ingatanku, serasa semakin dekat kurasakan hadirmu didekatku, tak bisakah kau pergi sejenak dariku..?".

Rintihan orang-orang yang kesulitan melupakan sesuatu yang pernah ada dihatinya..
Sebenarnya kuncinya ada pada diri kita.. Mau atau Tidak..

Jumat, 22 Januari 2010

kemunafikan ini

Entah..
Aku tak tahu seperti apa sebenarnya..
Rencana Tuhan yang sedang kita jalani ini..
Complicated tak teruraikan..

Tapi dari situ setidaknya aku menyadari satu hal..

Dirimu masih begitu berarti bagiku..
Dan, aku tahu kehadiranku juga masih kau nantikan..
Tapi memang kita masih memerlukan kemunafikan ini..
Agar kita sama-sama tahu..

The one is only you..

Rabu, 06 Januari 2010

dosenku wagu

maafkan aku

bukan pada apa yang harus aku tahu
karena semua membuatku membeku
wajahmu bisu
matamu tak berbahu
senyummu wagu

[cuih]
andai aku tuhan
maha tahu atas segala beban
tak perlu lah aku datang padamu
dosenku

wajahmu bisu
matamu tah berbahu
senyummu pun juga wagu

Minggu, 20 Desember 2009

fleksibilitas air 2

ini masih tentang air, diterima ketika bersama melihat birunya laut, ganasnya ombak, tajamnya karang, coklatnya pasir pantai, dan lembutnya terpaan angin pagi itu..

air.. dengan segala sifatnya yang kompleks, telah memberikan sejuta gambaran tentang kehidupan ini, bayangkan saja ketika sebotol air kita tuangkan kedalam sebuah pipa, dengan sendirinya ia akan selalu mencari jalan keluar, apapun akan dilakukan, mengalir menerobos segala macam rintangan, bahkan jika kita sumbat dengan kain, ia akan merembes melelui celah yang ada, keras kepala menggapai tujuan..

saat ombak mengenai batu karang, ia akan menerobos mengalir ke kanan, jika ke kanan tak ada jalan, ia coba ke kiri, masih tak ada jalan lagi, ia hantamkan dirinya sendiri hingga mencuat ke atas, jika masih belum berhasil, ia akan kembali kelaut tapi bukan untuk menyerah, ia himpun kekuatan baru, mencoba menerobos sekali lagi, dan akhirnya ia pun bisa melewati batu karang itu, keras kepala tak pernah menyerah..

satu tetesan air yang mengenai seonggok batu karang, lama-kelamaan batu itu akan berlubang, lebih dalam dan lebih dalam, bahkan mungkin sampai pecah, kekuatan dari hanya setetes air, bisa menghancukan kerasnya batu karang, kesabaran mengahadapi kerasnya kehidupan..

itu semua hanya butuh waktu..
tidak ada yang lebih konsisten daripada waktu..